Apple Watch Hanya bisa di jual Sampai Awal Tahun 2024

Apple Watch nampaknya mengalami sebauh masalah yang mengatakan mereka mencuri teknologi perusahaan lain. Namun apakh kabar ini benar-benar ada?.

Beberapa waktu yang lalu penjualan Apple Watch sempat ditahan dan seri terbaru mereka kini diberi kesempatan untuk beredar di pasaran. Alasan penghentian produk mereka di pasaran karean adanya sebuah sengketa hak paten oleh Apple dan Masimo.

Apple Watch 9 & Ultra 2 Boleh diJual Setelah Sengketa Selesai

TechCrunch melansir bahwa Apple diduga memakai teknologi pendeteksi kada oksigen dalam darah yang merupakan hak paten dari Masimo. Tuduhan pada Apple ini telah mempekerjakan staff Masimo untuk mencuri software pulse oximetry sensor dan menggunakannya pada Apple Watch Seri 6 dari seterusnya.

Apple menggugat balik dan mengatakan aksi legal pada Masimo agar bisa mendapakan kembali hak jual di pasar Smartwatch. Menurut mereka ini menjadi sebuah citra buruk untuk perusahaan mereka. Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 yang sempat ditahan penjualannya kini dibolehkan lagi beredar di pasar setidaknya untuk sementara waktu. Apple mengajukan banding ke pengadilan untuk menunda sementara pelarangan ini.

Respone Apple

Saat ini, Apple juga sudah memberikan respons terkait penundaan sementara oleh pengadilan AS. Raksasa di Cupertino ini mengumumkan kalau kedua smartwatch tersebut akan bisa didapatkan kembali secara online maupun toko Apple resmi mulai besok.

Apple diberikan tenggat sampai 15 Januari 2024 nanti untuk memberikan pernyataan dan solusi. Sampai saat itu tiba, sepertinya mereka yang ingin punya jam tangan pintar di akhir tahun tetap bisa mendapatkannya tanpa masalah.

Bagaimana menurut kalian soal ini brott? Apakah Apple bisa memenangkan sengketa ini? Apakah nanti akan ada perubahan teknologi yang harus Apple lakukan?

Kunjungi wawaslot untuk informasi gaming lainnya yang mungkin belum anda baca, terima kasih

Hati-Hati Dengan Malware Android Chameleon

Malware Android Chameleo merupakan sebuah virus yang kini sedang meneror para user android yang konon katanya Malware Android Chameleon ini mempunyai kemampuan untuk menggunakan fitur fingerprint pada smartphone user untuk mengambil data didalamnya.

Malware Android Chameleon Manfaatkan Fingerprint

Melalui laporan TechRadar Chameleon termasuk jenis Malware yang paling muktahir. Jenis yang satu ini bisa mengelabuhi pelindung Malware dengan menyembunyikan aktifitasnya. Lalu malware ini juga mampu melakukan serangkaian aksi berbahaya seperti mengirim SMS palsu, mendownload dan menginstal aplikasi lain tanpa sepengetahuan pengguna.

Malware Android Chameleon ini memanfaatkan fitur aksesibilitas di ponsel Android untuk mendapatkan izin yang dibutuhkan. Setelah mendapatkan akses, malware tersebut akan langsung menonaktifkan fitur unlock menggunakan sidik jari dan menggantinya dengan PIN atau pola.

Cara Melindungi Smartphone dari Malware Chameleon

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk melindungi smartphone dari malware ini. Pertama, pastikan bahwa aplikasi yang kamu instal di ponsel berasal dari sumber yang tepercaya, seperti Google Play Store.

Kedua, selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi di ponselmu. Ketiga, jangan pernah memberikan izin aksesibilitas ke aplikasi yang tidak kamu kenal. Selanjutnya, kamu juga perlu berhati-hati dalam mengklik link yang dicurigai. Jika kamu merasa ada yang tidak beres dengan link tersebut, lebih baik jangan diklik.

Dan yang terakhir, selalu gunakan aplikasi antivirus yang tepercaya. Dengan begitu, kemungkinan ponsel kamu terinfeksi malware bisa ditekan seminimal mungkin

Kunjungi wawaslot untuk informasi gaming lainnya yang mungkin belum anda baca, terima kasih

Tecno Spark 20 Pro Rilis Bawa Kamera Belakang Ala iPhone

Tecno Spark adalah sebuah smartphone asalah China yang baru-baru ini merilis peluncuran Hp terbarunya dengan nama Tecno Spark 20 Pro. Smartphone ini sepertinya memberikan banyak kesan bagus dan juga fitur yang bisa menggaet para pengguna. Seperti salah satunya kamera boba khas iPhone. Bukankah ini menarik?

Spesifikasi Tecno Spark 20 Pro, Gak Cuma Modal Kamera Boba!

informasi yang didapat dari GSMArena terkait spesifikasi Tecno Spark 20 Pro yang terbilang termasuk kategori yang cukup lumayan untuk era gen Z. Tecno diekali dengan sejumlah peningkatan dari seri sebelumnya. Keunikan utama dari smartphone ini terletak pada kamera utama dari telepon genggam ini terlaetak pada kamera utama yang memili 108MP dan dirancang sedemikian rupa yang menyerupai Boba iPhone.

Bukan hanya soal kamera, Tecno Spark 20 Pro juga menawarkan performa yang mumpuni. Ditenagai oleh chipset Helio G99, ponsel ini tentunya akan dapat jalankan bermacam aplikasi dan game tanpa masalah.

Untuk menyempurnakan smartphone teranyar dari Tecno, tidak lupa smartphone ini dibekali dengan layar sebesar 6.78” IPS LCD 120Hz dan baterai berkapasitas 5.000mAh ditambah dengan fitur Fast Charge 33W yang tentunya lumayan memadai untuk smartphone zaman now.

Belum memiliki Tag Harga

Secara keseluruhan, Tecno Spark 20 Pro menjanjikan fitur yang cukup menggiurkan, seperti kamera 108MP dan prosesor Helio G99. Yang membuat smartphone ini menarik ialah desain kamera belakangnya yang lumayan mirip dengan iPhone. Meskipun belum ada informasi resmi mengenai harga, kamu bisa menantikan kehadiran ponsel ini di pasar global.

Berarti, buat kalian yang menantikan kehadiran smartphone ini, mau tidak mau kalian harus bersabar karena kemungkinan besar akan terdapat perbedaan sekian bulan semenjak peluncuran perdananya di China.

Kunjungi wawaslot untuk informasi gaming lainnya yang mungkin belum anda baca, terima kasih

NVIDIA Hentikan Produksi GTX 1600 Series

NVIDIA setelah menemani gamer lebih dari 5 tahun, kini mereka akan menghentikan produksi GTX 1600 Series. Masih belum ada kejelasan mengapa seri ini diberhentikan, namun hal ini akan sangat menarik untuk dibahas.

NVIDIA Berhentikan Produk GTX 1600 Series

Kemampuan dari kartu grafis GTX 1600 Series, terutama seri GTX 1660 SUPER dan Ti sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk jalankan bermacam game kekinian dengan pengaturan yang disesuaikan. Namun, NVIDIA tampaknya tidak ingin gamer berhenti dengan GTX 1600 Series saja.

Hal tersebut dijelaskan secara rinci dari situs Wccftech. Di mana dijelaskan bahwa NVIDIA memang berencana untuk hentikan produksi kartu grafis GTX 1600 Series. Mulai dari GTX 1630, GTX 1650, GTX 1650 Ti (mobile), GTX 1660 Ti, dan GTX 1660 SUPER bakal terkena imbasnya.

Melanjutkan informasi dari situs tersebut, dijelaskan lebih lanjut bahwa pihak NVIDIA dikatakan telah menghubungi bermacam vendor atau manufaktur kartu grafis untuk hentikan produksi GTX 1600 Series.

Untuk mengompensasi lini GTX yang nantinya akan disetop oleh kubu hijau, dikatakan bahwa NVIDIA nantinya akan gantikannya dengan peluncuran kartu grafis RTX 3050 6GB, dengan banderol yang dikatakan akan cukup ‘bersahabat’ di 3 Juta Rupiah.

Tidak ADa Fitur Ray Tracing

Dari sini ada banyak sekali gamer yang berasumsi. Bisa saja salah satu alasan NVIDIA akan hentikan produksi GTX 1600 Series ialah dikarenakan absennya fitur ray tracing yang konon dibutuhkan game zaman now.

Selain itu, ada pula kemungkinan beberapa fitur yang dibutuhkan oleh game dan aplikasi zaman now sudah mulai membutuhkan beberapa teknologi yang diperbaharui, menjadikan kartu grafis GTX 1600 Series tidak relevan.

Gimana menurut kalian, Pojokers? Apakah kalian juga merasa demikian? Yuk, langsung saja komentar di bawah!

Apple dan Google Merespon Isu Penyadapan Smartphone

Apple & Google merupakan raksasa teknologi dunia yang baru-baru ini merespon sebuah isu terkait penyadapan pengguna smartphone Android sertaiPhone yang menjadi sorot panas warganet.

Respon Apple & Google Terkait Isu Tersebut

Duo raksasa teknologi ini memberikan tanggapan terkait laporan penyadapan yang di lakoni oleh pemerintah melalui notif pada iPhone dan Android. Dan mereka membenarkan laporan tersebut. Penyadapana melalui notif dini diumumkan oleh senator AS Ron Wyden dalam suratnya pada Departemen Kehakiman. Penyadapan ini melibatkan suatu instansi pemerintah namun tak ada detail terkait instansi tersebut.

Google dan Apple memiliki informasi mengenai notifikasi pengguna yang potensial diserahkan ke instansi pemerintah tertentu. Wyden menuntut DOJ untuk mendorong Apple dan Google agar transparan mengenai permintaan pengawasan dari pemerintah.

“Laluisurat tersebut, saya mendesak DOJ untuk membiarkan Apple dan Google memberi tahu pelanggan dan masyarakat umum tentang permintaan catatan notifikasi aplikasi smartphone,” ujar Wyden.

Belum transparant Secara Keseluruhan

Google dan Apple menegaskan bahwa mereka akan mengikuti saran dari Wyden. Namun, Apple dalam pernyataan yang dikutip Reuters, sebelumnya mereka dilarang untuk mengungkapkan adanya permintaan data notifikasi oleh pemerintah. Namun, hal ini akan berubah dan perusahaan akan mulai memberitahu pengguna tentang praktik ini.

“Dalam situasi ini, pemerintah federal melarang kami untuk membagikan informasi apa pun,” kata Apple, seperti yang dikutip dari Android Authority. Sekarang praktik ini telah diketahui oleh publik, kami akan memperbarui laporan transparansi kami untuk memberikan detail tentang permintaan tersebut,” tambah perusahaan teknologi tersebut.

Google juga berkomitmen untuk melakukan hal yang sama. Pengguna Android akan diberikan informasi mengenai permintaan pengawasan. “Kami memiliki komitmen yang sama [dengan Wyden] untuk memberikan informasi kepada pengguna tentang permintaan ini,” kata Google.

Exit mobile version